Ads

Ads

Advertise here

Friday, March 6, 2015

Muspika Matangkuli Gotong Royong Bersama Warga

Redaksi Seuramo     12:01    
Aceh Utara, Seuramoe.com – Untuk menciptakan suasana yang bersih dan sehat, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika) Matangkuli melakukan kegiatan gotong royong bersama dengan masyarakat. Jumat, 6 Maret 2015.

Sekretaris Camat Matangkuli H. Zulkifli mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk menciptakan lingkunga yang bersih, sehat dan nyaman. Selain itu juga untuk mencegah terjadinya wabah penyakit.

Ia menambahkan, kedepan pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Utara, untuk menciptakan dan melestarikan lingkungan bersih dan asri sehingga kenyamanan hidup dengan sendirinya akan selalu terpelihara dalam kehidupan sehari hari.

Zulkifli berharap, kegitan bersih lingkungan ini bisa dilakukan secara rutin dan masyarakat di Kecamatan Matangkuli tetap menjaga kebersihan  sehingga lingkungan indah,bersih, dan sehat akan terwujud.

Kegiatan gotong royong ini dipusatkan di  Mesjid Alkhalifah Ibrahim Desa Keude Matangkuli, Kecamatan Matangkuli, Kabupaten Aceh Utara. (Maulana)

Thursday, March 5, 2015

357 Lulusan Stain Malikussaleh Ikut Wisuda

Redaksi Seuramo     23:27    
Lhokseumawe, Seuramoe.com - Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Malikussaleh Lhokseumawe mewisuda 357  lulusan sarjana Strata Satu (S1) dikampus setempat, Kamis (5/3/2015). Mereka yang diwisuda itu berasal dari Jurusan Tarbiyah 151 orang, Syariah 151 orang dan Dakwah 55 orang.

Ketua STAIN Malikussaleh Lhokseumawe, Dr. Hafifuddin, M.Ag, mengatakan semoga para sarjana dan mahasiswa STAIN Malikussaleh belajar dari sejarah dan juga harus memandang masa depan yang lebih cerah.
 
STAIN Malikussaleh melahirkan lulusan yang memiliki kualitas keilmuan sekaligus keagamaan yang mampuni, dalam hal ini perlu untuk meningkatkan usaha dan kerja keras dari semua pihak secara komprehensif dan sistematis. 

“Untuk menyukseskan hal tersebut dibutuhkan tiga prasyarat penting," ujar Hafifuddin.

Syarat tersebut adalah sumber daya manusia (SDM) yang hadal sesuai dengan tuntutan zaman, waktu persiapan yang matang dan berkesinambungan serta finansial yang memadai.

Ia berharap semoga para sarjana mampu mengaplikasikan ilmu-ilmu yang telah dipelajari itu dengan baik ketika telah berkecimpung dilapangan atau di tengah-tengah masyarakat.

“Kemampuan dalam menguasai bahasa khususnya Bahasa Arab dan Inggris sebagai alat untuk menjelajah berbagai literatur yang tersebar dalam berbagai taman ilmu pengetahuan,” katanya. (Maulana)

Wednesday, March 4, 2015

15 Bintara Polwan Bertugas di Lhokseumawe

Redaksi Seuramo     18:30    
Ilustrasi
Lhokseumawe, Seuramoe.com – Belasan Personil Polisi Wanita (Polwan) yang telah mengikuti pelatihan kedinasan di Mapolda Aceh, kini mulai bertugas di Mapolres Lhokseumawe, Rabu (04/04/2015). Sebanyak lima belas orang polwan tersebut nantinya akan penjadi pelayan baru masyarakat Kota Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe, AKBP Cahyo Hutomo, melalui Kabag Sumda, Kompol M. Ramlan, mengatakan lima belas orang polwan yang telah mengikuti pelatihan kedinasan di Mapolda Aceh, akan ditempatkan pada kesatuan masing – masing di Polres Lhokseumawe.

“mereka yang baru saja datang dari Mapolda Aceh, akan kita tempatkan dalam kesatuan masing – masing, dan kita persiapkan menjadi pelayan masyarakat sekitar yang baik,” kata Kabag Sumda Kompol M. Ramlan.

Selanjutnya Ramlan, mereka merupakan lulusan Bintara Polisi angkatan 43 tahun 2014. Sebelum dilantik, Bintara tersebut telah mengikuti pendidikan di dua Sekolah Polisi Negara (SPN) di Pulau Jawa, yaitu SPN Lido dan SPN Ciputat.

“baru pada 29 Desember 2014 para Bintara itu dilantik, sekarang mereka akan kita berikan bimbingan lebih khusus agar lebih luwes dalam melayani masyarakat Kota Lhokseumawe,” jelas Kabag Sumda Kompol M. Ramlan.

Kini kelima belas Bintara Polwan yang baru datang ke Mapolres Lhokseumawe, akan diberikan pembinaan selama sepekan depan, baru nantinya akan ditempatkan ke Polsek – Polsek di wilayah tugas Mapolres Kota Lhokseumawe. (Maulana)

Friday, February 27, 2015

Ketua DPRK Aceh Utara Komitmen Perbaiki Infrastruktur di Jambo Aye

Redaksi Seuramo     14:51    
Aceh Utara, Seuramoe.com - Ketua DPRK Aceh Utara Ismail A. Jalil SE, akan menampung semua keluhan masyarakat terkait peningkatan pembangunan infrastruktur di masing-masih kecamatan, khususnya di Kecamatan Tanah Jambo Aye. Politisi Partai Aceh (PA) ini juga telah merumuskan pokok-pokok penting yang akan diprioritaskan untuk kedepannya semasa ia sebagai Dewan.

Hal tersebut disampaikan Ismail saat membuka acara Kegiatan Masa Reses Ketua DPRK Aceh Utara, pada Kamis 26 Februari 2015, kemarin. Acara yang dihadiri Muspika Tanah Jambo Aye dan sejumlah Imum Mukim serta seluruh kepala desa itu dilaksanakan di Meunasah Gampong Alue Papeun, kecamatan setempat.

Dalam sambutannya, Ismail mengatakan, dirinya selaku putra daerah Kecamatan Jambo Aye, tidak akan tinggal diam dalam hal pembangunan daerah. Ia menjelaskan, hal-hal yang justru menurutnya lebih penting saat ini, maka tidak ada salahnya untuk diutamakan dengan tujuan untuk menopang pertumbuhan ekonomi masyarakat. Seperti, pembangunan irigasi, jalan usaha tani, peningkatan pembangunan jalan-jalan induk, termasuk sektor pendidikan dan kesehatan.

"Contohnya kita lihat seperti jalan induk Langkahan - Jambo Aye, padahal disana daerah yang hasil kebunnya begitu lumayan, tetapi sejauh ini hasil daerah Langkahan terpaksa harus diangkut ke Aceh Timur, itu total karena kondisi jalan induknya yang tidak mudah dilalui," kata ketua DPRK yang akrab disapa Ayahwa ini.

Dihadapan semua kepala desa dalam kesempatan itu, Ayahwa menerangkan satu persatu item-item rencana pembangunan sektor pertanian, pendidikan dan kesehatan. Item tersebut merupakan pokok pikiran ketua DPRK yang akan dibangun di Kecamatan Tanah Jambo Aye. "Itulah pokok pikiran kita untuk pembangunan di kecamatan ini," ujar Ismail A. Jalil, menerangkan.

Camat Tanah Jambo Aye, Dayan Albar, yang sempat mengisi seuntai kata dalam kesempatan itu juga mengatakan, dalam proses pembangunan, dirinya sangat berharap dukungan penuh Ketua DPRK. "Karena sekecil apapun pembangunannya, harus sesuai rencana. Kita harapkan ada dukungan dewan dalam hal ini," sampainya.

Geusyik Gampong Alue Papeun, Usman Kaoy, selaku Sekretaris Forum Geusyik Tanah Jambo Aye, juga menyampaikan beberapa problema yang tengah dialami para Geusyik-Geusyik saat ini. Menurutnya, hal yang sangat penting bagi geusyik saat ini yaitu persoalan gaji Geusyik yang harus dinaiikan, kemudian masalah kendaraan geusyik. "Ini mungkin penting bagi kami. Karena dikecamatan ini ketersediaan kendaraan geusyik belum merata diseluruh gampong," sebut Usman.

Syarwani, anggota DPRK Aceh Utara Komisi E, dalam kesempatan itu menjawab persoalan kenaikan geusyik tersebut. Menurut politisi Partai Aceh yang satu ini, persoalan kenaikan gaji geusyik mungkin hingga saat ini belum bisa dibenah. Karena, kata dia, daerah Provinsi Aceh merupakan daerah yang memiliki Dinas Syari'at Islam. "Tidak sama dengan kondisi kepala-kepala desa didaerah lain seperti di Medan, Batam. Karena geusyik disini masih dibayar dengan Pendapatan Asli Daerah (PAD)," jelas Syarwani. (Jamal)

Thursday, February 26, 2015

Adi Warsidi Pimpin AJI Banda Aceh

Redaksi Seuramo     14:09    
Banda Aceh, Seuramoe.com  - Ini merupakan tradisi organisasi Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Banda Aceh. Usai terpilih, ketua dan sekretaris yang baru langsung diceburkan ke kolam. Tak hanya ketua dan sekretaris baru, pengurus periode sebelumnya juga ikut diceburkan ke kolam.

Konferensi Kota VII AJI Banda Aceh dilaksanakan Rabu (25/2/2015) memilih pasangan Adi Warsidi dan Fakhrurradzie Gade terpilih sebagai Ketua dan Sekretaris periode 2015-2018.

Keduanya unggul telak dengan meraup 26 suara dari total 34 suara sah. Menyisihkan pasangan rivalnya Misdarul Ihsan (Sindo TV Aceh)-Muhammad Riza Nasser (Trans7) yang hanya memperoleh 8 suara.


 Adi Warsidi merupakan jurnalis Tempo, sedang Radzie tercatat sebagai jurnalis Acehkita.com. Pasangan ini langsung dikukuhkan oleh Ketua AJI Indonesia Suwardjono sebagai pimpinan AJI Banda Aceh tiga tahun ke depan, menggantikan Maimun Saleh dan Misdarul Ihsan yang sudah demisioner. Suwardjono juga memakai jas AJI Banda Aceh secara simbolis kepada Adi dan Radzie.
“Kami siap menjalankan amanah organisasi, terutama menyangkut tiga visi dan misi besar AJI yaitu kebebasan pers, profesionalitas dan kesejahteraan jurnalis. Kami butuh dukungan teman-teman semua,” kata Adi Warsidi dalam sambutannya.

Sementara Ketua AJI Indonesia, Suwardjono mengajak, pengurus AJI Banda Aceh terpilih untuk sama-sama berjuang mewujudkan misi kemerdekaan pers, profesionalitas dan kesejahteraan jurnalis. Kemudian melawan konglomerasi media yang mengangkangi etika jurnalistik. “Tantangan ke depan sangat besar harus kita hadapi sama-sama,” ujarnya.

Sidang Konferta ke 7 AJI Banda Aceh yang dipimpin Nurdin Hasan, Mukhtaruddin Yacob dan Ali Raban, berjalan alot, diwarnai interupsi peserta forum.

Selain memilih ketua dan sekretaris, forum juga menentukan tiga Anggota Majelis Etik dan Majelis Pertimbangan Organisasi yakni; Muhammad Hamzah (Suara Pembaruan), Maimun Saleh (SindoTV) dan Uzair (Antero).

Selanjutnya juga menetapkan Badan Pengawas Keuangan AJI Banda Aceh, Mukhtaruddin Yacob (SCTV), Agus Rahmat Budiono (VoA) dan Nursafri (Radio ABC Australia).

Melalui konferensi ini, AJI Banda Aceh juga mengeluarkan tiga resolusi terkait profesionalitas, kekerasan terhadap jurnalis dan kesejahteraan jurnalis.

Diantaranya AJI Banda Aceh mendesak perusahaan media di Aceh harus memberikan pendidikan khusus jurnalistik secara regular untuk meningkatkan kapasitas jurnalis.

Menolak kembali pengajuan Rancangan Qanun Penyiaran yang masuk dalam legislasi tahun ini. Selain itu, juga meminta semua pihak untuk menghentikan segala macam bentuk ancaman, teror, intimidasi dan kekerasan terhadap jurnalis.

Menyangkut masalah kesejahteraan, AJI Kota Banda Aceh mendorong perusahaan media di Aceh harus mengikuti standar upah layak jurnalis dan memperkuat martabat profesi wartawan. (acehkita.com)

Atletico Optimistis Akan Balikkan Keadaan di Calderon

Redaksi Seuramo     12:28    
Seuramoe.com Leverkusen - Peluang lolos belum tertutup bagi Atletico Madrid setelah takluk 0-1 di kandang Bayer Leverkusen. Di kandang sendiri, Atletico bertekad memperbaiki penampilannya guna memastikan diri lolos.

Melakoni laga leg I babak 16 Besar di Bay Arena semalam, runner-up musim lalu itu kandas lewat gol tunggal Hakan Calhanoglu yang tercipta di menit ke-57. Ini artinya di leg II, Atletico mesti menang setidaknya 2-0 atau lebih baik sedangkan Leverkusen cuma butuh minimal imbang.

Atletico menyudahi pertandingan itu dengan 10 pemain. Tiago Mendes menerima diusir dari permainan setelah menerima kartu kuning kedua pada ke-76.

Meski di atas angin, Die Werkself belum layak untuk santai. Soalnya, Atletico memiliki catatan apik di kandang sendiri. Vicente Calderon belum ternoda oleh kekalahan dalam sejak 2013-14. Dari sembilan laga kandang yang sudah dilalui dalam periode itu, sekali seri (melawan Chelsea 0-0) adalah hasil yang paling buruk.

"Ini adalah Liga Champions, kami berada di 16 Besar dan pertandingan tidak akan mudah," sahut Diego Godin di As.

"Niat kami adalah bekerja sangat keras di kandang sendiri dan membalikkan keadaan di leg II. Kami percaya diri bisa melakukannya," sahut bek Uruguay ini.

Kartu merah Tiago berarti dirinya tak bisa turun di laga leg II bersama Godin, yang mesti menjalani skors otomatis hasil akumulasi kartu kuning.(Detik)

Wednesday, February 25, 2015

Cari Din Minimi, Polisi Malah Temukan 2 Ton Kayu Ilegal

Redaksi Seuramo     16:01    
Ilustrasi
Aceh Utara, Seuramoe.com – Saat melacak keberadaan komplotan bersenjata Din Minimi, Personel Polisi malah meneukan kayu ilegal sebanyak 2 ton. Kayu ilegal itu ditemukan di wilayah Kecamatan Nibong Kabupaten Aceh Utara. Rabu, 25 Februari 2015.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Achmadi S.Ik melalui, Kasat Reskrim AKP Mahliadi mengatakan, kayu ilegal tersebut ditemukan pada Selasa, 24 Februari 2015 dini hari. Kayu ilegal jenis damar itu telah diamankan di Mapolres Aceh Utara.

Kasat menambahkan, saat sedang beroperasi tiba-tiba kami menemukan sebuah mobil taft Hiline yang mengangkut kayu. Kemudian petugas melakukan pengejaran dan mobil berhenti disebuah lorong.

“Akan tetapi, tiga orang yang berada didalam mobil berhasil kabur,” ujar AKP Mahliadi.

Lebih lanjut, Mahliadi menyebutkan, petugas melakukan penyisiran lokasi untuk mencari pelaku ilegal loging tersebut. Saat ini kasus ini sedang dikembangkan guna untuk mengetahui indentitas pemilik kayu.

Dalam sebulan terakhir ini, personel Polisi masih terus memburu komplotan bersenjata api Din Minimi, diduga komplotan ini terlibat sejumlah aksi penculikan di Kabupaten Aceh Utara.

“Kita menduga komplotan Din Minimi masih bersembunyi di Aceh Utara,” tutur Mahliadi. (Jamal)

© 2015 Seuramoe - Portal Berita. Designed by Bloggertheme9, Written by Redaksi Seuramoe - Support GOZIGN Powered by Blogger.